Melihat Si Naga Purba Lebih Dekat

Ini dia Naga Purba alias komodo. Silakan menyaksikan serta mengenalinya lebih dekat di Taman Nasional Komodo.

Pulau Komodo sebagai kepulauan yang terletak ada di Propinsi Nusa Tenggara Timur, dengan administratif termasuk juga ke dalam daerah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Pulau komodo ini punyai luas lebih kurang 390 kilo mtr. persegi, yang ditempati lebih kurang 1.500 ekor komodo.

Nah, kecuali di Pulau Komodo ini, hewan reptil itu dapat ditemui di Pulau Rinca. Pulau Rinca ini mungkin lebih disukai banyak orang ketimbang Pulau Komodonya sendiri disebabkan luas pulau tidak demikian besar, hingga Kedengarannya hewan komodonya tambah banyak serta panorama pulaunya juga lebih indah.

Dikit bicara dari perjalanan saya kala mendatangi Pulau Komodo lalu, kala perahu mulai bertumpu di dermaga, kita menyaksikan demikian indahnya pulau ini. Pulau yang tertutupi oleh pohon pohon yang lebat hingga jadi rimba tropis yang berudara sejuk.

Masa itu kala saya hingga sampai di Pulau Komodo, waktu memberikan waktu sebelas siang dimana matahari tengah terik serta ada hampir di atas kepala. Seusai turun dari kapal, sekitar 100 mtr. dari dermaga nampak gapura selamat hadir di Taman Nasional Komodo, nah disana semua yang hadir di Taman National Komodo dikasih petunjuk serta diterangkan ketentuan yang ada buat keselamatan bersama-sama. Lantaran sini, semua kadal besar ini dilepaskan dengan bebas, jadi kita yang mengunjunginya harus berhati-hati.

Seusai diberi petunjuk, semua pengunjung di bagi jadi sejumlah klompok yang di pimpin oleh seorang pawang (tur leder) yang dilengkapi satu tongkat yang terbuat dari kayu, dimana punyai kegunaan buat menangkis bila ada komodo hadir.

Bicara komodo, hewan yang mirip kadal ini kecuali punyai tubuh besar, komodo pun punyai air liur yang sangatlah beresiko melewati dari toksin ular kobra, dimana sekali gigit saja air liur itu bakal membekukan peredaran darah mangsanya yang membawa dampak berlangsungnya tubuh bakal merasa membeku atau mati hingga tak dapat digerakan. Seusai mangsanya terkujur kaku, baru kadal besar ini mulai memangsanya, ngeri ya.

Kala berjalan mendadak sang pemandu menyaksikan seekor komodo yang tengah diam, biarpun dikatagorikan masih anakan, saya perlu tetap siaga sebab takutnya lainnya ada tak jauh dari saya yang siap mencengkeram.

Seterusnya saya serta rombongan berjalan kembali cari hewan ini yang semakin besar dari yang ini, serta tak jauh dari tempat baru saja, saya mendapatkan satu ekor rusa yang tengah makan rumput, nyata-nyatanya kecuali ada komodo yang mendiami tempat ini, juga ada rusa yang mungkin jadi makanan sang komodo, namun tak tutup peluang ada hewan lain pun yang mendiami pulau komodo ini.

Nah, sejumlah mtr. dari rusa barusan, saya menyaksikan suatu bangunan yang cukup modern bila disaksikan di daerah pulau ini, serta nyata-nyatanya bangunan ini sebagai restaurant atau seperti tempat ngopi, wow bagus ya!

Sembari makan atau minum menyaksikan rimba yang lebat serta menyaksikan komodo bila tengah kebetulan melalui sana. Namun masih ngerasa ngeri saja atau parno, kalaupun kapan saja tengah ngopi eh ada kadal besar ini di samping kita.

Pas di samping dari sana ada dua ekor komodo yang tengah tidur, ukuran badanya yang semakin besar dari awalnya, peluang komodo ini termasuk juga komodo dewasa. Saat diam, saya serta rekan lainnya berganti-gantian ambil photo kece, nyata-nyatanya pemandu yang mandu saya di pulau komodo ini cukup andal mengambil gambar, biarpun jarak yang lumayan begitu jauh namun ia dapat mengambil gambar seakan-akan saya dapat menggenggam kadal besar ini.

Oh iya, untuk yang punyai cedera yang mengakibatkan darah keluar atau wanita yang tengah hadir bulan mungkin kala bertandang harus ektra hati hati. Lantaran, penciuman komodo sangatlah bagus, kalaupun sangat mungkin dapat turut namun harus dibarengi sama pemandu ataukah tidak turut berjelajah.

Soalnya waktu saya bertandang kala itu satu diantaranya rekan saya kebetulan tengah hadir bulan namun tak menyebutkan ke pemandu jadi kala pemungutan photo ia tak menyengaja melalui komodo yang tengah tidur. Akhirnya komodo itu bangun serta berjalan menuruti rekan saya.

Kemudian pemandu memerintahnya rekan saya itu berdiri menjauh dari komodo serta tempatnya harus di belakang komodo, biar angin yang bertiup tak bawa aroma darah ke depan komodo. Seusai insiden itu saya mengerti bagaimana ketentuan itu dibikin buat keselamatan bersama-sama. Waktu juga menujukan waktu satu siang, serta photo yang diambil juga telah agak banyak yang diambil serta kita bergegas kembali keluar serta balik ke kapal.

Perjalanan di Pulau Komodo ini bisa jadi satu pengalaman yang memiliki nilai serta dapat paham bagaimana ganasnya kadal besar ini, jadi tidak cuma dapat menyaksikan dari TV atau media yang lain namun pernah menyaksikan langsung ke habitanya asli, selanjutnya saya dapat bertandang pun dimana Pulau Komodo ini jadi satu diantaranya tempat yang saya mau datangi.

Seperti Dubai, berasal kota yang ada di wilayah gurun pasir serta saat ini jadi kota metropolitan dengan beberapa keindahan yang luarbiasa disetiap pojok kota, dimulai dari gedung-gedung pencakar langit, hotel di tanah reklamsi yang berwujud pohon palem, dan fasilitas-fasilitas publik yang dibuat bikin terpukau tiap mata melihat, siapa yang tak ingin rasakan perihal itu, seperti saya mungkin itu satu diantaranya fakta kenapa saya mau sekali dapat bertandang ke Dubai.

Seandainya bila saya memperoleh peluang dapat bertandang ke Dubai, saya bakal coba keberanian saya dengan main skydiving dari atas Palm Jumeirah, atau coba main ski di negara yang sebagian besar gurun pasir, serta mudah-mudahan saja ada peluang dapat bertandang serta mewujudkannya di Dream Destination.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *