Dua Sisi Keindahan Danau Toba

Danau Toba mempunyai banyak bagian yg tawarkan keindahan tidak sama. Coba lihat dua bagian Danau Toba dari Balige serta Parapat.

Danau Toba, Danau vulkanik juga danau paling besar di Indonesia, adalah satu diantara tujuan wisata yg masuk dalam bucket daftar saya. Siapa sich yg tak kagum dengan danau yg indah ini.

Kemauan atau yang diimpikan saya untuk bertandang ke danau ini, pada akhirnya terjadi tahun 2018 lalu saat saya serta kawan saya melaksanakan perjalanan lintas Sumatera dari Lampung sampai ke Sumatera Utara.

Tetapi, sayangnya, saya saat itu cuma sekilas atau selewat saja untuk nikmati Danau Toba, ada suatu yg saya mesti kejar hingga tak sudah sempat lama. Saya memandang Danau Toba ini di Balige serta Parapat. Wilayah yg memang saya lalui.

Peluang ke-2 untuk betul-betul nikmati Danau Toba pada akhirnya terjadi kira-kira 1/2 tahun selanjutnya. Awal 2019, saya ada ke Danau Toba dalam rencana satu pekerjaan. Ya masalah pekerjaan namun juga sekaligus bertamasya.

Saya terbang dari Jakarta ke Sumatera Utara bukan ke Lapangan terbang Kualanamu. Saya terbang ke lapangan terbang internasional SIlangit, di Siborong-borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Suka bukan kepalang dong.

Datang di Silangit, saya serta kawan ketujuan ke Balige. Nyatanya ada Bis Damri yg membawa ke Balige. Serta itu gratis. Balige ini, yang disebut pusat dari Toba Samosir. Satu diantara kecamatan dari Kabupaten Toba Samosir.

Kecamatan Balige ini memang terletak di pesisir Danau Toba. Ada satu jalan yg nyata-nyata benar telusuri Danau Toba. Hingga di Balige, saya berjumpa kawan yg kerja di Satu Perguruan Tinggi di Balige.

Serta perguruan tinggi ini memang terletak bersisihan dengan Danau Toba. Lantaran telah petang, saya tak dapat ambil gambar danau Toba. Atas usul kawan, saya bermalam dalam sesuatu hotel yg nyata-nyata benar terdapat di pinggri Danau Toba.

Usai menginap, pagi harinya saya pada akhirnya betul-betul nikmati Danau Toba. Saya sarapan dipinggir danau toba. Sekalian sarapan, saya betul-betul memandang danau Toba yg betul-betul indah. Ah memang gak menyesal bermalam di hotel ini.

Saya nyata-nyata benar tak menyiakan peluang untuk nikmati Danau Toba saat pagi hari.

Selesai dari Balige, saya mesti meneruskan perjalanan ke Medan. Namun sebelum ke Medan, saya pingin berkunjung serta nikmati Danau Toba , namun dari tempat yg tidak sama. Dimana itu? Pastinya di Parapat.

Dari Balige ke Parapat, saya menumpangi kendaraan minibus. Perjalanan yg ditempuh cukup jauh. Kira-kira 2 jam dengan harga angkutan umum 25.000.

Datang di Parapat, saya berkunjung dalam tempat yg nyata-nyata benar ditepi Danau Toba. DI tempat ini, kita dapat berpose dengan tulisan atau signae besar tertulis Danau Toba. Jadi supaya lebih mantap untuk berpose, di sini tempatnya.

Di Parapat ini, kita dapat juga nikmati Danau Toba dari ketinggian. Ya ada sisi perbukitan dengan tempat makan. Jadi sambil makan atau nikmati kopi, dapat sekaligus memandang keindahan Danau Toba.

Selesai nikmati Parapat, saya mesti meneruskan perjalanan ke Medan. Perjalanan ke Medan, tak sesaat lantaran perlu waktu 6 jam. Pada akhirnya, saya betul-betul dapat nikmati Danau Toba yg memang indah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *